Trying To Be A Good Fans

atas pemikiran: v3aprilia & dwiananing

Menjadi seorang fans, sadar atau ngga, adalah sesuatu yang rancu, ambigu. Kenapa bisa kayak gitu? Karena kadang kita ngga bisa nentuin, sejauh mana kita bisa menyebut diri kita sebagai fans? Apa hanya karena City Hunter jadi drama favorit kita, lalu kita bisa menganggap diri kita fans-nya Lee Minho? Apa karena kita suka ‘ngiler’ ngeliat kegantengan Siwon, lalu kita menganggap diri kita Siwonest, atau malah ELF? Dan setelah kita jadi fans, sejauh mana kita bisa membuktikan kalau kita itu fans yang baik?

Berat Di Ongkos

Tentu aja semua pasti pengen bisa beli album original, karena itu bisa jadi salah satu bentuk support kita ke idola. Tapi sayangnya, keinginan kadang suka berbanding terbalik dengan kenyataan. Harga album original yang selangit karena ditambahin pajak impor dan pajak ini-itu, bikin fans yang berkantong pas-pasan jadi mikir-mikir buat beli. Ini juga termasuk fans yang membeli album dengan sistem pre-order, yang bikin mahal itu ya ongkos kirimnya. Belum lagi kalau albumnya dirilis dalam berbagai versi. Tiap versi beda lagu beda bonus. Lha masalahnya, beli album satu aja kadang mesti ngirit uang jajan 1-2 minggu, gimana kalau mau beli semua versi? Jual HP pun belum tentu kebeli.

Itu baru masalah album. Belum lagi kalau kita mau beli pernak pernik seperti lightstick, kipas, poster, photobook, dll. Atau kalau idol ngadain konser, mendadak Twitter penuh dengan galaun para KPopers yang ngga punya uang buat beli tiket konser, atau punya uang tapi ngga dapet ijin orangtua, hehehe.

Jadi, terkadang nyesek aja kalau ada yang mengaku udah jadi fans sejati karena dia udah nonton konser, beli album, dan koleksi pernak pernik. Lalu, apakah KPopers yang ngga mampu melakukan semua itu, artinya mereka bukan fans yang baik?

Mungkin aja, suatu saat nanti ada orang yang bikin statement, “Orang miskin dilarang jadi KPopers”.

Cute Mistake

Fans seolah ‘digiring’ untuk mengucapkan kata-kata ini setiap kali idola melakukan kesalahan, baik saat perform di panggung ataupun di acara lain. Kata-kata yang umum kita lihat di Youtube ngga jauh dari, “Ya ampun, dia gerakan dance-nya salah! So cute!”, “Dia jatuh di panggung! Cute beudh!” *oke, beudh itu emang agak alay*.

Pertanyaannya, sejak kapan sih kesalahan dianggap sebagai sesuatu yang imut? Memangnya, saat idol kita salah gerakan dance, atau suara mereka crack (ngga stabil), mereka masih sempet-sempetnya aegyo? Jatuh ya jatuh aja, salah ya salah aja. Susah banget sih kalo mau mengkritik idola.

Tapi daripada ngomel-ngomel ngga jelas, mungkin kita bisa melihat itu dari sisi lain, dari sisi yang lebih positif. Mungkin, orang-orang salah kaprah tentang arti kata cute. Mungkin mereka menganggap cute=imut=lucu. Kesalahan idol yang membuat kita tertawa itu, kita sebut cute. Padahal, ini menurut pendapat pribadi lho ya, cute itu bisa diganti dengan funny. Cute mistake itu bisa diganti dengan funny mistake, lebih masuk akal. No offense.

Dilarang Mengkritik

Idol yang fashionnya lagi ngga banget, atau perform-nya yang mengecewakan, itu hal yang wajar. Idol itu ngga selamanya sempurna. Tapi terkadang fans seolah takut mengakui ‘ketidaksempurnaan’ idolanya. Mereka takut untuk mengkritik, atau malah maksa buat memuji. Ironis juga sih, hanya dengan mengkritik saja, seseorang bisa dianggap anti-fans. Padahal yang namanya kritik kan tujuannya untuk membangun, supaya ke depannya idol bisa lebih baik lagi. Ingat, kritik itu beda dengan menghina. Menghina itu kerjaannya antis, tapi mengkritik itu bisa dilakukan semua orang, bahkan fans berat sekalipun.

Jadi, jangan takut untuk mengkritik. Jangan takut dituduh jadi anti-fans hanya karena kamu mengkritik idolamu. Oke, mungkin emang sulit, tapi kalau kamu takut di-bash orang, lebih baik diem. Atau ungkapkan di forum yang ngebebasin kamu untuk mengkritik, atau sharing dengan temanmu yang memang sepikiran. Yang penting disini adalah, gimana cara kita dalam mengkritik. Ada baiknya kalau kita mengkritiknya dengan bahasa yang lebih sopan. Nah, kalau setelah mengkritik secara sopan itu, ternyata masih aja di-bash, ya lain cerita. Berarti orang itu punya perasaan yang super sensitif.

Right Or Wrong Is My Idol

Banyak yang protes, kenapa seorang fans membela idolanya selalu dari segi fisik. Ini terlihat terutama kalau mereka sedang debat atau bertengkar dengan anti-fans.

“Kenapa sih kalian ngga suka sama (nama artis)? Dia kan cantik/ganteng, bodinya bagus… bla bla bla”. Well, ke laut ajalah komen-komen kayak gini. Penting gitu ngebela fisik? Apa itu artinya mereka suka hanya karena fisik semata?

Belum lagi kalau artis itu kenyataannya memang sedang bermasalah, entah bermasalah dengan sesame artis, bermasalah dengan manner/kepribadian, atau yang lebih ekstrem, bermasalah dengan hukum. Kecewa itu wajar, tapi nyatanya banyak fans yang masih aja ngebelain idolanya, selalu menganggap idolanya yang paling benar, meskipun kenyataannya ngga kayak gitu. Istilahnya ya, right or wrong is my idol.

No offense, tapi ‘right or wrong is my idol’ itu ideology sesat. Idol bukan dewa, idol ngga sempurna, dan percaya atau ngga, idol mungkin membutuhkan kritik untuk bisa membangun dirinya menjadi lebih baik di kemudian hari, daripada dipuja secara membabi buta.

Menunjukkan diri kita sebagai fans yang baik, jujur saja, sulit. Karena fans yang baik itu bisa dilihat dari berbagai sudut, dan itu tergantung pendapat dari masing-masing orang. Jadi, mungkin dari sekarang kita bisa stop memikirkan cara apa yang harus dilakukan untuk menunjukkan diri sebagai fans yang baik. Menyukai seorang idol adalah masalah perasaan, rasa suka yang hanya bisa dirasakan oleh masing-masing individu, ngga bisa diukur dari mampu engganya mereka beli album, nonton konser, atau mendukung idolanya.

NB : tulisan ini juga di-post disini :)

7 thoughts on “Trying To Be A Good Fans

  1. MICKY says:

    Banyak bener nya menurut ku…sebagai solusi kalo mau jadi fans jangan terlalu fanatik,karena mereka juga manusia :))

  2. arra says:

    setuju bgt ma artikel ini..klo misalx qta ga beli album taw nonton konser idola kita bkn b’arti qta ga bsa d sebut fans yg baik..itu karna kmampuan tiap org beda2,,
    q jg setuju sama yg d blg cute mistake itu,,kadang suka heran jg ma fans yg gto..tak slamax artis tmpil smpurna YUP! Bner bgt tuh contohx dlu q pernah liat poto CL d suatu acra dan blg rmbut CL kya kunti ..tp toh itu bkn b’arti q bash dia,mpe skrg bias q tetep CL..
    Yg kena mslah hukum qta jg ga harusx tutup mata dan telinga truz ngang6ep idola qta yg bener..contohx q pas GD kena kasus ganja itu,q ga harus lngsung menjudge dya salah atau ng6a..qta sharusx lbh m’buka diri wat berpikir lbh hati2..klo emang kenyataanx idola qta salah ya kita harus terima itu dan cuma bsa berharap idola qta bsa belajas dr kesalahanx dan bsa lbh baik lg k depanx
    pokokx BIG RT deh wat artikel nie

  3. rererendriaJokerv89 says:

    kalau menurutku, postingan ini sudah benar apa adanya. Kita nggak bisa dibilang fans sejati kalau hanya cuma beli album, nonton konser, dll yang bisa dibilang merepotkan dan tragis.
    kenapa aku bilang merepotkan dan tragis?
    alasannya adalah :

    1. kalau kita pengen beli album mereka dan berusaha menyisakan uang jajan, jujur deh… pasti ini merepotkan banget. temen kita yang lain makan dan kita nggak?

    2. setelah kita dapatkan album yg kita mau, trus kita tunjukin ke sesama fans, pasti kita bakal dianggap sombong. kenapa au bisa bilang kayak gini soalnya aku pernah ngalamin hal kayak gini, dengan gayanya yg wah… dia menunjukkan album idolnya. menyebalan jujur…

    3. tragisnya kalo ada konser dan kita nonton tuh konser. ya kalo VVIP kalo enggak? keinjek-injek baru tau rasa loh!! wkwkwk…

    sebetulnya masih banyak, tapi lagi gak mood nulis, wkwkw…

    nah, sebagai fans yang baik… kita hanya bisa mendo’akan mereka yang terbaik dan tetap stay in our real life. kalo ada yang masih sekolah yah sekolah dulu, mengejar ilmu justru lebih baik loh daripada harus nangis-nangis dengan kelalukan anti-fans…

    kalo ada yang udah kerja, yukk do it something biar bisa dapet duit!! do it to get duit kan lumayan ^o^

  4. Han Jihyo says:

    aku setujuuu ^0^
    buat jadi fans sejati bukan harus ngorbanin uang buat beli barang2 yg mirip kaya bias, tapi dengan ngedukung, sayang, dan ngebelain mereka juga udah jari fans sejati

    malah bias lebih seneng kalo kita pake uang itu untuk amal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s